Tuesday, March 16, 2010

[penelitian] kegiatan saat sampling




sampling kita lakukan untuk mendapatkan apusan nasofaring, dengan cara memasukkan lidi kapas, dengan kawat lentur sekali, melewati rongga hidung. terasa hanya geli-geli sedikit, seperti memasukkan cutton bud ke telinga..
tidak sakit sama sekali, tapi efeknya setelah dimasukkan lidi kapas ini jadi terasa wahing sebentar..
tapi, setelah itu akan dapat tali kasih dari kami, paket maknan dan mandi..

banyak karakteristik manusia yang kami jumpai, mulai dari masyarakat yang dengan pandainya menasehati kami hingga masyarakat yang mau diperiksa hanya karena mendapat paket dari kami. Bahkan saking pinginnya beberapa ada ayng mengaku-ngaku sehat, padahal sedang batuk pilek. subjek yang kita cari adalah masyarakat yang dalam keadaan sehat, tidak sedang batuk n pilek. terkadang kami kecolongan, sudah diambil apusan nasofaringnya, baru terdeteksi kalau sample mengalami pilek.

biasanya yang melakukan swab nasofaring dosen kami dan juga seorang dokter yang ikut penelitian kami juga. kami pun pernah melakukannya, tapi cuma sekali dua kali saja. dulu, bahkan kami yang merasakan sendiri dimasukkan kapas dengan kawat lentur ini, rasanya geli..tapi tidak sakit..

kami sendiri, para mahasiswanya, lebih banyak berperan dalam mengisi kuesioner, kami menanyakan beberpaa pertanyaan yang dirasakan ikut mempengaruhi pola kolonisasi kuman pada nasofaring orang sehat. ada beberapa pertanyaan yang membutuhkan trik2 khusus saat menanyakannya karena terkadang masyarakat lupa dan tidak sadar bahkan tidak mengetahuinya, jadi kita harus pintar2 mengarahkannya. awalnya untuk kueisoner ini kami belajar dulu step2 menanyakannya. awalnya kami tidak luwes saat bertanya, kaku, tapi semakin lama kami semakin lihai dan lebih cepat dalam bertanya.

asiknya saat menanyakan kuesioner adalah terkadang kami dianggap dokter dan mereka suka nyolong konsultasi ke kita tentang penyakitnya, kalau bisa kami jawab, tapi kalau tidak terkadang kami tanyakan ke dokter2 yang ada di situ. saat mengisi kuesioner ini juga tantangan kami jika ternyata orang tua tersebut tidak bisa berbahasa Indonesia, benar-benar kewalahan saat saya menghadapi orang tua seperti ini. pernah, ada penerjemah yang membantu saya saat bertanya..
satu hal yang tidak maju2 ilimu saya.. yaitu memahami bahasa jawa.. berkali-kali menghadapi orang jawa yang sering menggunakan bahasa jawa, tapi saya tetap saja tidak lihai memakainya, hehe..

[penelitian] lokasi pangambilan sample




penelitian ini dilaksanakan di seluruh wilayah Kota Semarang..
dari 16 kecamatan ayng ada di Semarang, masing dipilih satu RT atau diperlebar menjadi satu RW dengan menggunakan metode cluster random sampling..

ini hanya beberapa tempat penelitian yang kami lakukan, yang sempat terbidik kamera. awal2 penelitian, kami tidak pernah memotretnya karena ke ruwetan kami sendiri sehingga kami melupakan dokumentasi. tetapi, semakin alam, kami sudah mengetahui ritme penelitian kami sehingga muali terbiasa dan lebih terartur.
memotret lingkungan setempat adalah suatu keharusan untuk mengetahui kondisi lingkungan tempat tinggal masyarakatnya juga.

ini salalh satu RT/RW di kelurahan purwodinatan, gayamsari, tinjomoyo, plamongan sari. tempat-tempat lainnya menyusul dan beberapa tidak sempat kami foto..

kalau melihat lingkungannya, seringkali kami menemukan lokasi padat penduduk dengan rumah yang seadanya. kondisi lingkungan yang seperti ini seharusnya mempengaruhi pola kolonisasi masyarakatnya. oleh karena itu, melalui penelitian ini kami mencari tahu pengaruhnya.

[penelitian] isolasi primer


ini media tempat kita menanam kuman..
satu sample swab nasofaring, kita tanem di 3 media (agar darah gentamicin, agar coklat, agar Mac Conkey)

setelah diinkubasi 24-48 jam, dilakukan pembacaan untuk diidentifikasi..

proses identifikasi dilakukan oleh dosen kami, karena jam terbang kami masih cetek, jadi belum diberi kepercayaan..
soalnya identifikasi ini sulit sekali..terkadang butuh pemeriksaan tambahan agar bisa diidentifikasi akhir janis bakteri yang ditanem.
Tapi, kami membantu menuliskannya di lembar khusus, kalo ini giliran. kalo ikut identifikasi, bisa pulang lebih malem lagi..
biasanya kita diajari untuk membaca kuman dengan ciri2nya yang khas. terkadang juga diajari untuk melakukan tes lainnya, seperti tes satelit, tes optochin n AST, dsb.

gini ini yang kita lakuin mpe tengah malem di lab,,
nanem kuman istilahnya..
setiap abis sampling, maksimal dalam waktu 6 jam harus segera diisolasi..jadi kalo baru nyampling malem, malem itu juga harus kita isolasi..
bisa mpe jam 1 kita baru pulang kalo lagi banyak sample yang harus ditanem..

semakin lama, kami semakin mahir aja mengisolasi, jadi semakin cepat kami menyelesaikannya..

isolasi primer itu kegiatan yang menyenangkan sekali, bisa ketagihan nge-streak jadinya..

Saturday, March 6, 2010

[liburan] jalan-jalan di Cirebon




Aku Akan Bertahan di Sini

Biarkan angin berhembus..
aku akan bertahan di sini..
biarkan tetes demi tetes hujan jatuh..
aku akan bertahan di sini..
biarkan badai mengamuk..
aku akan bertahan di sini..

biarkan sengat panas mentari memanggangku..
aku akan bertahan di sini..
biarkan kobar api itu menyala..
aku akan bertahan di sini..
biarkan amukan petir itu menghadang..
aku akan bertahan di sini..

biarkan wanginya lavender menemaniku..
atau mungkin wanginya Raflessia Arnoldi yang menemani..
aku akan bertahan di sini..
biarkan lezatnya tumis jamur menyentuh lidahku..
atau mungkin lezatnya jamur candida yang menyentuh lidahku..
aku akan bertahan di sini..
biarkan apapun yang bersamaku..
asal aku tetap bertahan di sini..

ya Allah ya rob..
aku di sini..
ingin tetap bersamaMu..
meraih cinta, ridho, rahmat, dan kasihMu..
jangan biarkan aku jatuh terjerembab..
lindungi aku ya Allah..
semoga kekuatan itu selalu melindungiku..
amin..

semakin ku yakin, aku milikMu..

semakin ku berlari kencang,
semakin ku tahu,
aku sudah tertinggal jauh..

semakin ku menyelam lebih dalam,
semakin ku sadar,
aku masih dipermukaan, cetek..

semakin ku tatap dunia luas,
semakin ku lihat,
aku cuma sekecil kuman yang tak tampak..

semakin ku maju,
semakin ku yakin,
aku sedang mundur..

semakin ku berani,
semakin ku sadar,
aku takut..

semakin ku yakin akan semuanya..
aku milikMu..
aku ada..karenaMu..
aku ada pun untukMu..

hanya syukur yang harus kuucap..
Alhamdulillahirobbil'alamin..

Friday, March 5, 2010

Bandung [jepret+edit]




Oleh-oleh dari Liburan ke bandung kemaren nih..setelah sekian lama berkutat dengan ujian-proposal-ujian-proposal-ujian-penelitian-proposal-ujian..hwaaaa...akhirnyaaaaa...direpres semuanyaaaa....