Thursday, April 29, 2010

Akhir ini, semoga bukan akhir persaudaraan kami..

BIsmillah..

Penelitian kami, Alhamdulillah telah selesai, yang awalnya direncanakan 400 sample, akhirnya kami berhasil mengumpulkan 500 sample. Walau waktu yang senantiasa mundur banyak dan juga kendala yang luar biasa banyaknya, atas izin dan Ridho Allah, kami menyelesaikannya. Karena ini penelitian payung, jadi tugaas kami telah selesai, tugas membantu penelitian ibu kami -yups..saya senang memanggil beliau dengan sebutan ibu, rasanya lebih dekat dan lebih mengayomi- Sebenarnya penelitian ini merupakan sebagian kecil dari penelitian kami juga, yang diajukan untuk penyusunan tugas akhir kami. Kalau dalam proposal saya sendiri, saya membutuhkan 150 sample, tapi karena saya berniat membantu ibu - dosen pembimbing kami- saya rela membantu sampai 500. *lah iya..kalo g, saya g akan ditolong sewaktu menyusun proposal, beberapa kali revisi, memberikan ide penelitian, bagaimana melaksanakan sebuah penelitian, dari persiapan hingga pelaksanaan, dsb. Bantuan yang beliau berikan jauh lebih banyak dibandingkan dengan apa yang saya dan teman-teman saya lakukan untuknya. Belum lagi, kerjaan kami yang sering saja salah dan pasti bikin pusing beliau. hmpf.. maafkan kami bu, jika kami tidak memberikan semaksimal usaha kami. Saya benar-benar senang mendapat kesempatan bekerja sama dengan ibu.

Penelitian besar ini belum berakhir, karena beliau masih harus meneliti bakteri-bakteri yang telah distorage dan dikirim ke Belanda -tempat beliau melanjutkan S3, dan ini adalah salah satu penelitian dari 3 penelitian beliau yang diajukan untuk tugas akhir S3 beliau- Di Belanda akan ditanam kembali dan akan dilakukan penelitian berikutnya untuk melihat strain-strain bakteri tersebut, hm.. terus apalagi ya..aku lupa..-tepatnya saya agak g ngerti apalagi yang mau beliau teliti- Yang saya tau cuma tugas ibu belum selesai sampai di sini, tidak seperti kami yang tinggal mengeolanya menjadi sebuah data dan menganalisanya sesuai dengan tujuan utama kami mengajukan proposal penelitian ini. Saya do'akan semoga penelitian lanjutan di Belanda sukses-sukses saja dan lancar bu, semoga kemudahan-kemudahan yang menemani penelitianmu di sana, walau kali ini saya tidak bisa membantu *ya iyalah..tambah hancur ntar penelitiannya kalau saya ikut ambil peran,belum lagi biaya ngongkosin saya ke Belanda segala, mending saya g bantuin itu mah. Padahal, saya mau loh bu ikut bantuin penelitianmu di Belanda sana, lumayan bisa nengok negeri kincir angin gratis mungkin, hehe..

aaaahhh...pokonya untuk ibu Helmia, pembimbing kami, saya sangat berterima kasih padamu. Terimakasih atas bantuannya. Saya merasa memilki saudara baru di semarang ini, ibu untukku sekaligus teman untukku. Ibu yang super sibuk dan ibu yang sangat keren, hehe.. *diam-diam saya mengagumimu, bu..
Oiya, masih ada laporan hasil dan pembuatan artikel, bu..saya mohon bimbingannya lagiii, hehe..

Untuk teman-temanku semuanya..hwaaa..terima kasih ya atas kerja samanya.. Senang bekerja sama dengan kalian. Teman-teman baru yang sangat unik-unik dan memiliki karakter masing-masing. Padahal dulu sebelum tergabung dalam penelitian ini, kita jarang sekali berinteraksi dan berkomunikasi, tapi sejak bekerja bersama dalam satu penelitian, saya jadi lebih mengenal kalian. Maaf ya, atas segala ucap yang udah menyinggung. Untuk Gisda soulmateku, dengan ceritamu dan sulutanmu dapat membuat cerita makin hot dengan tambahan api dari Amaly, dan Dianlah yang paling sering menjadi sasaran empuk kalian berdua *haha..kaya saya g ikut2an aja.. Maaf ya Dian..

Untuk Amaly, *inah* kami semua, segala sumber informasi tentang ibunya bisa kami peroleh dari dia, ntah kenapa saya juga heran sama dia, bisa-bisanya mengorek banyak informasi tentang ibunya, hm..jawabannya adalah, karena dia paling cerewet dan paling fudul..hahaha..
Kecerewetan dan kefudulan dirinya ini yang selalu jadi bahan ejekan kami..hwehehe..maaf ya amaly..

Untuk Yuli, nci kita ini adalah orang yang paling waras mungkin ya di kelompok penelitian kami ini. Kalau kita bilangnya, ibu yang paling bijaksana, anak-anaknya Yuli pasti bahagia bener punya ibu kaya dia. Selalu ingat waktu makan, makannya tepat waktu, kalau kira-kira penelitian kita lewat jam makan, dia pasti udah siap2 bawa bekel makanan, keren kan?? Yuli ini juga pinter masak. Udah gitu, Yuli ini Bendahara sekaligus tukang belanjanya dalam penelitian ini. Wah cocok banget deh, kalau kita belanja buat beli sauvenir, pasti Yuli yang bayar di kasir, beuhhh.. emang paling cocok sih..

Untuk Rio, Rio ini supir kita, pokonya gda Rio g jalan deh. Bisa g mobile kita, apalagi sebelum Gisda bawa mobil, tapi setelah Gisda bawa mobil, jadi punya 2 supir, hehe.. tapi tetep aja, Rio supir nomer satunya. Oya, gda Rio, ntar gda yang ngankut-ngankut barang belanjaan atau barang-barang souvenir, kan g seru.. biasanya ditambah lagi dengan tenaganya Dian dan Azilzal. Diantara ketiga laki-laki ini, yang pelaing bener ya Rio, yang paling bisa disuruh cepet dan paling ngeh kalo dapet tugas, haha..

Untuk Dian, hihi.. yang paling ingin diceritain dari Dian adalah, dia orang yang sangat unik, dan sangat lucu tingkahnya, apalagi kalo dapet ceritanya dari Gisda dan akan tambah hot kalo dilanjutin sama Amaly. Gisda ini gudang cerita anehnya Dian, apalagi ditambah, dia sekelompok panum, beuh.. paling heboh kalo nyeritain anak ini. Ada lagi yang unik darinya, dia ini sepertinya punya waham kebesaran deh ditambah lagi, dia sangat pendukung poligami dan sudah berniat ingin poligami, hati-hati para wanita..

Untuk Azilzal, ini satu dua sama Dian, couple, sangat klop *itu pandangan awal kami, tapi ternyata tidak juga, belakangan terlihat bahwa mereka tidak klop-klop banget, hehe.. Azilzal ini paling takut kalo ngisi kuesioner, roaming bahasa. Dia ini orang Malaysia yang kuliah di sini, jadi masalah bahasa masih terkendala. Lucunya lagi, pada penelitian terakhir kami, dia mewawancarai kakek-kakek tua, dan dia yang terakhir, jadi kami semua memperhatikannya. Dan nakalnya kami, bukannya kami membantu, tapi kami malah ketawa-ketawa aja. Ibu Helmia ada disampingnya kebetulan, ketika azilzal menanyakan ke bapaknya, bapaknya bingung, lalu bapaknya bertanya lagi ke bu helmia, kemudian bapaknya membalas pertanyaannya ke azilzal, azilzal bingung, nanya ke bu helmia, terus-terusan seperti itu. Dan herannya bapaknya g yang langsung nanya ke bu helmia saja, tapi dia tetep keukeuh nanya ke azilzal dulu, kalo g ngeh baru nengok ke bu helmia untuk minta bantuan, hahaha..kita cuma ketawa-ketawa ngeliatin, belum lagi roaming bahasanya yang lucu-lucu..

Pak Wur.. saya juga sangat berterima kasih dengan pak Wur. Beliau ini laborat yang sangat pintar dan paling berpengalaman, sangat dicari oleh semua mahasiswa, apalagi pas penelitian begini, Pak Wur menjadi orang yang paling dicari di bagian mikrobiologi..hwehehe..
pak Wur ini mualaf ternyata, saya baru tau..Dia ini selalu  memakai peci di kepalanya, dulu waktu pelajaran mikrobiologi, saya lebih mengenalnya dengan sebutan Pak Peci. hehe..

Untuk Pak Susilo dan Bu Stefany, saya juga ucapkan terima kasih dan mohon maaf kalau ada kesalahan baik ucapan maupun tindakan..Kami sangat terbantu, dengan peran kalian..
Pak Sus ini residen interna yang ikut penelitian ini juga sedangkan bu stefany ini adalah dosen baru mikrobiologi. Sering sekali kami bingung memanggilnya, karena beliau masih sangat muda, jadi kami lebih sering memanggilnya dengan sebutan mbak, tapi kami juga suka g enak, akhirnya bingung sendiri mau manggil apa, hwehehe..

Semoga dengan berakhirnya penelitian ini, persaudaraan diantara kita tetap terjalin ya..
Mohon maaf buat semuanya..dan terima kasih..

Thursday, April 22, 2010

Suka, bukan berarti harus memiliki..

Bismillah..

Pengen banget posting tentang ini, gara-gara aku suka bingung sendiri kalo ditanyain, hobi kamu apa? makanan favorit apa? yang paling kamu sukai apa? dsb..
Bingung soalnya, klo apa-apa yang aku anggep aku suka hal tersebut, tapi ko aku ngerasanya aku tidak begitu mendalaminya dan tidak selalu menggapainya atau berusaha keras untuk dapat memilikinya..
Tapi, tetap saja saya menyukai hal tersebut.. Apakah kalian pun seperti itu teman? atau mungkin, jika kalian benar2 suka berarti ya kalian memberi perhatian lebih pada hal tersebut dan berusaha keras untuk meraihnya?

Saya adalah orang yang ketika ditanya hobinya apa? Kegiatan apa sih yang aku senangi sebenarnya? Sejujurnya dalam hati aku menjawab, aku senang sekaliii ketika sedang menulis, ketika sedang mengambil gambar dan senang ketika sedang membaca buku-buku yang menarik. Tapi.. saya tidak selalu melakukan ketiga hal di atas, jujur saya malah jarang melakukannya. Menulis, buktinya sedikit sekali tulisan saya, bisa dibuktikan dari postingan saya dalam blog ini yang jumlahnya sedikit, itu artinya saya ini emang jarang menulis. Tapi, apakah rasa senang saya ini harus dibuktikan dengan kuantitas? Kalo memang begitu, bisa dikatakan bahwa menulis buaknlah hobiku..

Begitu juga dengan mengambil gambar, saya senang sekali jepret sana jepret sini, tapi saya bukan orang yang selalu mengambil gambar dan memiliki jadwal khusus untuk mengambil gambar. Saya melakukannya, hanya jika saya ingin dan saya rasa perlu. intensitas keseringan saya mengambil gambar juga tidaklah sering, tidak semua event saya abadikan, tidak semua tempat yang saya kunjungi, saya ambil gambarnya, tidak juga saya geluti dengan baik dunia ini agar saya memahami seluk beluknya. Tapi, jujur, saya suka sekali mengambil gambar, hal ini dibuktikan dengan bahwa saya merasa kebahagiaan tersendiri saat sedang mengambil gambar. Tapi kalo pembuktiannya dari jumlah foto dan kualitas foto yang saya peroleh, jauuuuhh sekali rasanya bisa dikatakan sebagi sebuah hobi.

Sama halnya dengan membaca. Bisa dikatakan jumlah buku yang saya baca tidak seberapa banyak, tidak semua buku yang ada di toko buku berusaha ku beli untuk di baca. Apalagi buku pelajaran, tidak semua buku-buku tersebut berhasil ku baca sampai habis dan berulang-ulang. Lalu, apakah itu namanya suka? Suka, tapi ko malah tidak menekuninya. Dalam hati aku selalu bertanya-tanya, apa benar saya ini senang membaca? Tapi, saya kembali berpikir, apa yang saya rasakan ketika saya sedang membaca.. Perasaan senang dan ingin membaca, walau hal tersebut tidak selalu mucul juga sii..

Nah, saya benar2 bingung, saya ga tau lagi kalo gitu apa yang saya senangi, kalau ketiga hal tersebut tidak tergolong kedalam sesuatu yang saya sengani, lalu apa yang saya senangi?
makan? tidur? main? *arrrhghhh..semua itu memang yang paling sering saya lakukan, tapi saya lebih merasakan suatu rutinitas untuk hal-hal tersebut, tidak ada perasaan yang beda saat saya melakukan itu, kecuali makan makanan tertentu bisa menimbulkan kesenangan tersendiri untukku. Nah, hal ini berbeda dengan ketiga hal sebelumnya, menulis, mengambil gambar, dan membaca saya tidak merasakan sebuah rutinitas pada ketiganya, tapi saya merasakan sebuah kebahagiaan ketika sendang menekuninya, sebuah rasa yang berbeda dari kegiatan lainnya..Sehingga saya katakan bahwa saya senang dengan ketiga kegiatan itu dan saya mengatakan itu sebagai hobi saya, hehe..^^

Sebenarnya banyak sekali yang membuat saya dilema seperti ini, tidak hanya ketiga kegiatan tersebut, masih banyak lagi kegiatan-kegiatan lainnya, seperti ngumpul-ngumpul bareng keluarga, bermain bersama anak kecil, berbagi pada sesama, dsb. Dan semuanya itu, bukanlah kegiatan yang sering saya lakukan, tapi kegiatan-kegiatan yang saya senangi dimana ketika saya melakukannya, timbul rasa yang berbeda di hati ini. Oleh karena itu, saya cuma bisa berkata, suka bukan berarti harus memiliki..

*haha..rada g nyambung ya judulnya..tapi, g papa lah.. :D

Saturday, April 17, 2010

Panum, Sebuah Langkah Awal dari Sebuah Pengabdian Besar..

BIsmillah..

*judulnya agak gilani gimana gitu..sok puitis gimana gitu..
tapi yah..inilah hidup..maaf jika mengecewakan dan g nyambung dengan isi, hehe..
namanya juga suka-suka yang nulis..

Panum..panum..panum..
Singkatanya Kepaniteraan Umum..
Tak terasa semester 8 udah berjalan 6 minggu..
2 minggu pengantar panum..
2 minggu untuk modul abdomen..
dan 2 minggu juga untuk modul BUPEK(bayi, umum, psikiatri, ekstremitas dan kulit)..

Apa ilmu yang udah kudapat?
Banyaaakkk...
Semester 8 ini ternyata sangat aplikatif, bukan lagi sekedar belajar teori..
Kita disuruh mepraktekan ilmu kita, tapi masih secara tidak langsung. Tahapan yang harus kita jalani sebelum menapaki yang lebih berat!! (jyaaahh..bahasanya malesin bgt..)
Di sini, kita pura-pura jadi dokter dengan pasien yang juga pura-pura, bener-bener serba kepura-puraan yah hidup ini.. hufh.. *eitss..g nyambung nih..(jangan2 aku flight of ideas lagi..)
Jadi, dipanum ini, kita  belajar menganamnesis dan pemeriksaan fisik. Anamnesis keliatannya emang gampang, tinggal nanya aja dan semua protab habis ditanyakan, beres!! tapi ternayta tidak!! *hm..akunya aja kali ya yang nggak mahir..mungkin kata bapak2 dokter di sana atau ibu2 dokter bahkan mbak2 koas dan mas2 residen merasa anamnesis mah gampang dek..kan gitu2 aja..* haduuu..tapi ko aku tidak merasakannya ya..mungkin karena butuh jam terbang yang lebih banyak dalam menanyakan orang kali ya.. dimana-mana pengalaman itu tidak bisa mengalahkan teori manapun. Pengalaman is the best book..
Selain itu, di panum ini kami juga mendapatkan setumpuk kasus-kasus yang dipecahkan bersama, saling mengemukakan pendapat untuk nantinya diambil kesempulan..hm.. semuanya masih dilakukan bersama-sama..untuk membentuk pola pikir kita untuk mengarahkan dalam mendapatkan sebuah diagnosa kerja..

Oleh karena itu, kenapa tadi saya bilang panum ini merupakan tahapan? tahapan sebelum pendakian yang lebih jauh lagi.. Jadi, biar kita g kaget pas ntar udah terjun langsung dengan pasien yang sesungguhnya dan tidak bisa lagi ada manipulasi bahkan kepura-puraan, biar kita nggak jet lag ngadepin itu! Biar lebih mulus lah bahasa kerennya. Jadi, kita dilatih terlebih dahulu di panum ini. Terus juga, setelah panum ada tahapan lagi sebelum menuju koass, yaitu ko muda. Komuda sudah terjun langsung ke rumah sakit dan menghadapi pasien, tpai belum dilepas sepenuhnya seperti koass, komuda diberi kesempatan untuk menyesuaikan diri di klinik dan mengenal lebih dalam kondisi dari tiap stase yang ada di rumah sakit, yang kelak ketika koass kita akan belajar lebih jauh dan mendalaminya dengan waktu yang pun lebih lama dibandingkan komuda. Dengan tahap-tahapan itu semua, saya berharap bisa menggunakan semuanya dengan maksimal dan belajar lebih banyak agar kedepannya lebih baik dan tidak mengulang kesalahan-kesalahan yang sudah-sudah. Semuanya, baik  panum, komuda, dan koass tidak akan pernah terulang lagi, sebuah kesempatan besar untuk belajar dan memperdalam ilmu ini, karena ketika telah lulus, maka tidak ada lagi kesempatan itu. Kita menjadi sosok yang mandiri, sosok yang harus mampu memutuskan segalanya sendiri tanpa ada yang menyalahkan atau mengingatkan. Mungkin, lebih sadis lagi, yang mengingatkan bukan lagi sebuah kemarahan yang dengan maksud baik pada kita agar kita tidak menjadi dokter yang asal, kemarahan yang penuh dengan pelajaran dan kasih sayang dari seorang senior, tapi ketika telah lulus, maka semua adalah pertanggungjawaban kita, yang menjadi pengingat kesalahan kita adalah pasiennya langsnug, atau bahkan pengacara-pengacara di luaran yang senantiasa mengamati kerja kami dan mencari celah sekecil mungkin agar bisa menindak kami di pengadilan. Betapa parahnya bukan? Padahal seorang dokter pun adalah manusia yang senantiasa melakukan sebuah kesalahan dan keluapaan. Itu fitroh manusia! Oleh karena itu, bagaimanpun juga kita tetap harus melakukan sebaik mungkin dan senantiasa sesuai dengan protab.

Intinya..manfaatkan sebaik mungkin kesempatan untuk belajar, karena nanti ada kalanya kita akan merasa kangen dan ingin menggunakan kembali kesempatan tersebut.. *hyaaa..hukum alam kali ya.. penyesalan selalu muncul belakangan..haha..makanya g boleh menyesal akan apapun yang sudah kita lakukan..semua tindakan pasti ada risiko! Seperti dosen MRS ku bilang saat kuliah, setiap pengambilan keputusan itu pasti ada ketidakpastian dibelakangnya..
Makanya, sekarang ambil keputusannya buat belajar ya ma..bukan buat main-main lo..
(Sindirin besar buat diriku yang selalu bermain-main, bahkan lebih suka memikirkan hal g penting dibandingkan sesuatu yang lebih penting dan lebih bermanfaat, hufh..fiuh..)

Kenapa Hari ini Tanggal 17 April 2010??

Bismillah..

Kenapa hari ini tanggal 17 April 2010??
karena itu ketentuannya ma..
hm..bukan..bukan..
Tepatnya, kenapa ujian panum obsgyn pas di tanggal 17 April 2010??
karena ini kehendak Allah ma..udah diatur semuanya oleh Allah..
hm..salah..salah..klo gitu..
Kenapa bapaknya manggil urutan ujiannya nyesuain dengan tanggal?? aku kan jadi maju kedua, gara-gara bulan april=4 dan 4 itu adalah absenku..hiks..
jawabannya sama!! semuanya udah diatur oleh Allah ima..Allah mendesign supaya bapaknya berpikir seperti itu, Allah pula yang mendesign ujian dilaksanakan hari ini tanggal ini, bulan ini dan tahun ini..

Kita hanya berusaha dan berdo'a, kalau sudah selesai, kita hanya bisa tawakal dan berdo'a semoga itu yang terbaik..semua juga tau protab itu..protab yang harus dimiliki oleh seorang muslim..
Tapi..seharusnya aku bisa memberikan yang lebih baik lagi, seharusnya aku bisa menjawabnya dengan lebih maksimal dari apa yang udah kujawab tadi..
arrrggghh.. g boleh sombong ima... siapa yang memberi akal? siapa yang memberi ilmu ini?? siapa yang memberikan lidah tangan kaki wajah dan segalanya ini?? Allah..Allah azza wa jalla..maka dengan kehendakNya pulalah apa-apa terjadi.. sepaham apapun kita, klo Allah tidak meridhoi kita menjawab dengan lancar dan baik, maka tak satupun kata terlontar..

Oleh karena itu, dekatkanlah dirimu padaNya.. berdo'alah..
jangan pernah jauh dariNya.. insyaAllah segala kebaikan, rahmat dan beokah akan terlimpah pada kita..amin..

Terimakasih ya Allah..atas pelajaran berharga hari ini..semoga apapun tadi hasilnya merupakan yang terbaik bagiMu dan untukku..Alhamdulillahirobbil'alamin..
ampuni hamba juga ya Allah..Astaghfirullahaladzim,,

Setidaknya saya tau kesalahan saya tadi dan semoga kedepannya saya bisa memperbaikinya..yang namanya belajar tidak mungkin selalu benar, tapi yang terpenting adalah bagaimana kita bisa mengambil hikmah dan teladan dari itu semua untuk menjadi yang lebih baik ke depannya dan tidak mengulanginya lagi kelak..amin..

Wednesday, April 14, 2010

MAJT




Bismillah..

Bersama luluk, kami kemari, menghilangkan penat, sebelumnya kami ke suatu tempat dimana membuat hatiku terketuk dan tersadar, betapa bersyukurnya aku..akan segala nikmat yang telah Allah beri untukku..Alhamdulillahirobbil'alamin..

Mesjidnya keren..
lumayan sering saya kemari..tapi g pernah mengabadikannya, soalnya dulu g punya kamera buat njepret..beberapa bulan terakhir ini, ayah berbaik hati memberikan kameranya, jadi bisa saya pake sepuasnya..
ini aja hasilnya pas2an, apalagi pas malem hari, kameraku agak kurang bersahabat klo malem..

sebenernya pengen naik ke menara, dan mengambil gambar dari atas sana, tapi berhubung kami kesorean kemari, jadi kami mengundurkan rencana tersebut, mungkin lain kali..

Friday, April 9, 2010

Tawang-Kota lama




Bismillah..

it's one of my favorite place in Semarang..

Biasanya cuma bisa menikmati sambil lewat, tidak pernah menignjakkan kaki sebentar saja.. Hanya memandang dan bedecak kagum akan keindahannya, Subhanallah..

Sering saya melewatinya, siang hari atau sore hari jika ingin memesan tiket kereta buat pulang, atau malam hari kala mau pulang naik kereta, bahkan saat fajar usai pulang dari Cirebon. Yup, memandangnya..kereeenn.. sangat unik dan tempo dulu..

Bersama Kimi, sahabat setiaku saat ini, yang selalu menemaniku kemanapun aku ingin pergi, saat mendesak dan terburu-buru, saat santai dan memanfaatkan waktu, bahkan saat hanya iseng-seng saja..
Aku menginjakkan kaki, untuk beberapa menit saja di sini.. tidak lama.. tapi cukup melepas rinduuu dan mewujudkan keinginan terpendamku..
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tawang-Kota lama..
walaupun tak megah bak gedung-gedung menjulang di gemerlapnya kota..
tapi itu sisi indahmu..
keindahan mempertahankan jati dirimu diantara kemegahan dunia saat ini..
aku pun tak sekuatmu, mampu bertahan di gemerlapnya dunia ini..
hanya usaha yang pun tak maksimal yang dapat kulakukan..

dengan otakku, aku ingin merekammu selalu..
dan dengan kamera saku ku, aku ingin mengabadikanmu..

Tuesday, April 6, 2010

MEDICAL BOOKS FREE

http://medicalbooksfree.com/
hwaaaa..dapet link ini sengeng banget..
mpe terkagum-kagum aku..

jadi awal ceritanya, pas kita lagi nungguin media kultur jadi, lamaaa banget, akhirnya kami ngobrol-ngobrol ngalor ngidul, terus tiba-tiba kami tersadar dan akhirnya kami buka buku, terus kami liat buku salah seorang temanku, bukunya bahasa inggris.. *biasa..klo ada buku yang aneh2 pasti kita2 jadi pensaran dan ingin liat.. terus kita jadi ngebahas buku2 bahasa inggris yang harganya mahal2.. buku tipis aja bisa mpe 200an.. hm..bikin cekak kantong saja..

lalu, senior kami seorang residen interna, menyambung pembicaraan kami, terus dia bilang, print sendiri aja, dari ebook2, terus dibuat buku, jadi lebih murah.. hwaaa..benar..!! tidak terpikir.. lalu kami ditunjukkan buku hasil print an ebook beliau.. hwaaa...keren..bagus..lebih tipis lagi..lebih murah juga.. dan statusnya tidak membajak dengan menfotocopy, tapi ngeprint dari ebook gratis, hwehehe..

hm..jadi pengen..tapi saya g bisa ngeprint jadi kek model buku gitu..jadi bolak balik.. katanya sih di printernya ada pilihan ngeprint bolak balik.. tapi sepertinya printerku gda..hehe..

mungkin ada yang berminat, bisa dicontoh..
terus klo berhasil membuatnya kirimin saya satu ya..hwehehe..