Friday, January 8, 2010

Bunga Mawar




Bunga..
Indahnya bentukmu..
Rupa-rupa warnamu..
Harum pula wangimu..

Kau buat orang orang tentram memandangmu..
Kau buat tempat yang biasa saja menjadi luar biasa..
Kau tebarkan pesonamu..
Kau rayu sekililingmu untuk terus memandangmu..

Kau ada tidak lain karena penciptamu..
Kau indah tidak lain karena penciptamu membuatmu indah..
Kau harum karena penciptamu membuatmu harum..
Semua..karena Dia, Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Pemberi..

Ice Creams


eskrim vanilla dan coklat dengan toping pisang, almond, chocochips, dan oreo

hm..yummyyy...
i like ice cream so much... :)

Tuesday, December 8, 2009

Do'a tante untukmu, dek..

Jyaaahh...tante..
hehe..
Aku senang sekali jika aku bisa dipanggil tante..
Aku saangat mendambakan masa itu, masa dimana engkau lahir di muka bumi ini, masa dikala suara tangis itu terdengar sungguh indah, masa di mana tubuh mungilmu kugendong..

adekku, ponakanku..
tubuh mungil yg masih ada dalam perut ibumu yg tulus menjaga dan melindungimu dengan penuh ksih..aku rindu kamu..sungguh rinduuu..

adekku, ponakanku..
semoga enkau lahir dengan menorehkan senyum untuk orang tuamu dan semua orang di sekililingmu..
semoga engkau menebarkan harumnya kebaikan untuk sekelilingmu..
semoga engkau membawa keberkahan hidup orangtuamu juga orang disekelilingmu..
semoga kamu bisa menjadi teladan untuk sekelilingmu..
semoga tanganmu selalu ada untuk orang disekelilingmu..
semoga engkau tumbuh menjadi anak soleh yang bisa membawa keduaorangtuamu ke surga yang sungguh indah..
semoga engkau menjadi anak yang tumbuh dengan sehatnya dan tidak mengalami kekurangan satu organ pun..
semoga engkau tumbuh menjadi anak cerdas yang bermanfaat di muka bumi ini..
semoga engkau tumbuh menjadi anak yang beruntung dan karunia Allah terlimpah padamu..

engkau,, wahai duhai adek kecilku..
aku berharap engkau ada untuk memberi bukan hanya menerima..
aku berharap kekokohan imanmu selalu terjaga hingga akhir hidupmu..
dan engkau tumbuh menjadi sosok yang berprinsip dan tangguh di bumi ini..
tak tergoyahkan hanya dengan angin kecil bahkan badai sekalipun..
tumbuh besarlah wahai duhai adek manis..
tumbuh menjadi anak soleh yang kokoh imannya dan tinggi takwanya..

tante di sini selalu mendoakan yang terbaik untukmu..
semoga engkau lahir tanpa cacat dan tumbuh dengan baik menjadi sosok dewasa yang mencintai Tuhan yang telah melahirkanmu ke dunia ini, Allah Subhanallahu WaTa'ala..

amin..
Ya Allah, sampaikan salamku untuknya yang masih ada di rahim ibunya..
jagalah dia sebaik2nya ya Allah..
Ridhoilah kelahirannya..
Berkahilah hidupnya hingga akhir..
amin..amin ya robbal 'alamin..

Monday, December 7, 2009

Hadiah yang Indah

Bismillah..

Allah menguji keikhlasan dalam kesendirian..
Allah memberi kedewasaan ketika masalah berdatangan..
Allah melatih ketegaran dalam kesakitan..
tetap istiqomah..sertakan Allah di setiap langkah..

Hati yang siap memikul amanah adalah hati yang kuat, teguh, dan tulus.
Tak berharap apapun, tapi sanggup memberi dengan segenap apapun..
sebab hanya dari Allah berharap balasan..

Jangan minta dikurangi bebanmu..
tapi mintalah untuk mendapat kekuatan dalam menghadapinya..

****

pesan yang disampaikan temanku di kala aku merasa sangat jenuh dengan hidup ini..
jazakillahu khair li..
semoga Allah memberi jalan yang indah untukmu..semoga engkau diberi kekuatan menghadapi hidup ini..
buat temanku yg jauh di sana..semoga Allah menghilangkan segala gundah gulana mu..
hope the best for u..
luv u coz Allah..

Monday, November 30, 2009

Memimpikan Masa Depan..

Teman-teman..pasti kalian semua punya mimpi..

Tanpa mimpi segala perubahan  yang terjadi di dunia ini sulit terjadi..dengan mimpi kita bisa memulai sebuah perubahan..

Perubahan..

Dari yang awalnya tidak ada menjadi ada..Dari yang awalnya tidak sempurna menjadi sempurna..Dari yang awalnya biasa-biasa saja menjadi luar biasa..Dari yang awalnya hitam putih menjadi lebih berwarna..Dari yang awalnya sederhana menjadi bervariasi..Dari yang awalnya kasar menjadi lebih licin..Dari yang awalnya sulit menjadi mudah..

Ini mimpi saya..

Mimpi yang paling utama dan terutama, sudah pasti ingin MASUK SURGA..

Nah..selanjutnya di bawah ini adalah mimpi-mimpi yang bisa mengarahkan saya ke sana sesuai dengan keinginan..

Gini mimpi saya..

Pertama sesuai dengan kodrat saya sebagai wanita..jadi mimpi yang paling besar adalah menjadi seorang istri solihah dan menjadi ibu yang adil..beuh..siapa sih yang g mau..

Iya..itu artinya saya g boleh main-main nih..dan tentunya saya pun ingin mendapatkan lelaki yang soleh, agar terjadi keharmonisan dan sinkronisasi dari itu semua..hingga akhirnya pun mendapat anak-anak yang soleh dan solehah..(kukasih nama soleh n solehah aja kali ya anak-anakku ntar..hehe..)

Lalu, melihat bidang pendidikan saya, saya ingin menjadi dokter. Dokter yang bukan sembarang dokter, tapi dokter yang berkualitas..dokter yang insyaAllah saya jadikan juga sebagai ajang berdakwah, itu kesempatan besar bukan, karena kita sebagai dokter itu, mau tidak mau akan memperleh kepercayaan lebih dari masyarakat sendiri, sehingga apa yang kita katakan akan mendapat perhatian tersendiri. Oleh karena itu, berkata-katalah dengan baik dan yang member manfaat.

Selain itu, saya ingin menjadi seorang dosen, yup dosen.. Kenapa? Karena menjadi seorang dosen itu artinya saya akan memberi ilmu saya, berarti saya akan selalu menjadi orang yang memberi, menjadi dosen akan menjaga diri ini untuk tidak kikir ilmu, dimana kita pun harus saling memberi dan berbagi. Juga menjadi seorang peneliti, dengan meneliti saya bisa mengemukakan suatu gagasan baru yang bisa menimbulkan perubahan yang akan berguna untuk banyak pihak, jadi efek dari penelitian ini tidak hanya berefek orang per orang, tetapi akan berefek pada semua pihak bahkan efek itu bisa terjadi pada sebuah perubahan dunia. Antara dosen dan meneliti sendiri memiliki kesinkronan yang bagus. Bukan dosen yang baik jika tidak diikuti dengan penelitian-penelitian yang bermanfaat karena ilmu itu bergerak, ilimu itu tidak diam selalu terjadi perubahan. Jangan harap anda asih mau menggunakan teori yang ditemukan dari jaman jabot, pasti ada perubahan walau kecil, jika tidak pasti sedang ada perkembangan dari teori tersebut. Kita pun harus bisa menyinkronkan diri dengan segala perubahan yang ada.

Saya ini insyaAllah kelak bekerja di dunia social, membuat saya tidak boleh menjadikan penghasilan saya dari hasil membantu mengobati pasien menjadi pemasukan utama karena yang menjadi tujuan utama adalah pengabdian diri. Sehingga saya berpikir, apa yang harus saya lakukan kelak selain menjadi dokter agar kehidupan bisa berlangsung? Yup, bisnis…bisnis jawabannya..

Tiba-tiba saya tertarik di dunia ini karena satu hal, sebuah mimpi yang sangat besar..memberi pekerjaan pada para orang yang tak beruntung yang ada di pinggiran jalan bahkan rumah pun mereka tak punya. Itulah yang menginspirasi saya pertama kali untuk berbisnis..

Rasanya kalau hanya sekedar memberi makan, pakaian, ataupun singgahan saja itu tidak permanen untuk mereka. Yang mereka butuhkan adalah kesempatan agar mereka bisa lebih mandiri ke depannya untuk hidup yang lebih layak, itu menurut saya. Dan saya berpikir keras, apa yang bisa saya berikan untuk mereka? Akhirnya terbukalah ide itu, membuka rumah makan.. apalagi saya tipe orang yang suka hunting makanan, wiskul lah kerennya. Dengan membuka sebuah warung makan, yang sederhana tidak mahal tapi cukup bergengsi sehingga menjadi inceran seluruh kalangan dari yang anak sekolah sampai yang berkeluarga, atau bahkan dari yang biasa-biasa saja sampai yang tajir abis, dan menjadikan warung makan ini sebagai tempat favorite mereka..

Beuuhh…boleh to mimpi..hehe..

Kemudian saya berpikir lagi…hm..kira-kira apa ya yang paling cocok…lalu saya memilih “Waroeng Djamoer” Alternatif lainnya adalah “Kedai Kari”… Klo ternyata saya tidak mampu mewujudkannya mungkin bisa meminta bantuan orang kepercayaan dan saya hanya menanamkan modal saja atau sekedar memberi ide. hm..semoga warung itu terwujud..amin..

Saya suka sekali sama jamur dan ini salah satu kesempatan emas untuk mencoba-coba menu makanan dari  jamur. Saya akan lampirkan kandungan gizi pada seitap menunya dan juga akan mencantumkan apa saja efek-efek kesehatan yang diperoleh jika memakannya. Wah, ini ni sesuai kaidah kesehatan, sehingga makanan tidak menjadi boomerang bagi tubuh tapi justru menjadi pelengkap pertahanan tubuh kita. Di sini saya bisa berperan sebagai pelayan kesehatan dengan tetap memperhatikan unsur gizinya demi terciptanya kesehatan masyarakat. Hwehehe..ngayale menjadi-jadi…

Klo dipikir-pikir ko aku banyak meloncat-loncat dan kurang sinkron antara perkerjaan satu dengan yang lainnya, tapi semuanya cukup saling melengkapi. Lagi pula semuanya ada prioritas dan itu telah urut saya ceritakan sesuai prioritas saya. Jadi tidak aka nada impian kedua sebelum impian pertama, tidak ada impian ketiga sebelum terwujudnya impian pertama dan kedua, begitu selanjutnya.

Mimpi simple dan bukan mimpi muluk. Saat ini saya belum bisa bermimpi untuk Indonesia atau bahkan untuk dunia, baru sebatas bermimpi untuk kontribusi saya pada Indonesia dan dunia. Hanya itu..

Mungkin mimpi ini bukan sekedar khayalan dan sekedar berandai-adai saja, tapi inilah tujuan hidup..yang mungkin bisa terjadi atau mungkin jauh dari gambaran itu semua, tapi setidaknya kita punya tujuan hidup agar lebih terarah jalan hidup kita ke depannya.. Impian yang InsyaAllah tidak membuat saya terobsesi dan harusmewujudkannya karena semuanya tetap terjadi atas kehendakNya.

Lalu apakah mimpi kalian, teman?

 

Dialog Api dan Cahaya

Api:

Cahaya, taukah kamu apa yang kurasakan?

Aku kecewa..aku sedih..ingin sekali menangis..

Aku merasa dikhianati, aku merasa seperti sampah yang sudah usang dan tak diperlukan lagi..

 

Cahaya:

Oh api..janganlah seperti itu..janganlah engkau egois pada keadaan..

Kamu hanyalah bagian terkecil, wajar ada saatnya kau terlupakan..

Begitulah hidup, terkadang kamu pun melakukannya..

 

Api:

Tapi, dahulu aku adalah yang terutama, aku selalu menjadi perhatian..kenapa sekarang tak lagi seperti itu?

Sekedar disapa pun telah jarang..apalagi mendapatkan lebih..

 

Cahaya:

Kamu tau, walaupun dulu kamu yang utama dan menjadi perhatian, tapi kamu tetap bagian terkecil..

Kamu hanya mengisi relung-relung dangkal diantara relung-relung dalam lainnya..

Kamu hanya setetes air diantara hamparan lautan luas..

Kamu hanya selembar daun diantara rimbunan dedaunan pohon lebat..

Kamu hanya seekor nyamuk diantara ribuan serangga lainnya..

Kamu hanya setetes darah diantara aliran deras darah dalam tubuh..

Kamu hanya sehelai rambut diantara geraian rambut di kepala..

Kamu hanya sebuah angka diantara deretan bilangan yang panjang..

Kamua hanya sebuah huruf tak bermakna diantara deretan kalimat bermakna..

Kamu hanya seutas benang dalam sebuah kain indah..

Kamu hanya segores cat dalam sebuah lukisan indah..

Wajar kamu sesekali menjadi perhatian, sesekali menjadi yang utama, tapi sering kali kamu bisa menjadi yang terlupakan dan terbelakang..

Wahai api..janganlah engkau egois..bersabarlah dan tenanglah selalu..

Cukup berikan yang terbaik..dan selalu ada untuk saling mengisi..Tanpa ingin diberi lebih..

Wednesday, November 25, 2009

Mahasiswa dan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Mahasiswa..

Pendidikan..pengabdian masyarakat..penelitian..

3 hal yang merupakan tri darma perguruan tinggi..

Yup..3 hal itulah yang selayaknya dimiliki oleh setiap insan di perguruan tinggi. Lalu kita? Kita ini mahasiswa, menuntut ilmu di perguruan tinggi. Mau tidak mau kita pun tak akan bisa lepas dari tri dharma perguruan tinggi tersebut. Semua perguruan tinggi mempunyai tri dharma tersebut.

 

Pendidikan..

Itu semua yang menjadi tujuan utama kalian semua ada di sini pastinya, mendapat ilmu secara teoritis melalui kuliah yang diberikan oleh dosen yang pengalaman ilmunya lebih banyak dari pada kita, atau mungkin dari buku-buku textbook yang semuanya ditujukan untuk pemahaman kita akan suatu ilmu. Bisa kita sebut pendidikan ini merupakan ajang pencarian ilmu di perguruan tinggi ini.

 

Pengabdian masyarakat..

Ini kurang di rasa oleh semuanya. Sebenarnya pendidikan yang kia geluti dalam rangka mencari ilmu memperkaya khasanah diri kita itu tak ubahnya adalah langkah awal untuk memberi ke yang lain, mengabdikan diri kita untuk masyarakat sekitar. Untuk apa ilmu kita kalau hanya untuk sebuah gelar, jika sama sekali tidak memberikan guna untuk orang lain. Ilmu akan bermanfaat jika kita mengaplikasikannya dengan sebaik-baiknya dan dapat bermanfaat untuk orang banyak. Inilah yang harus kita tanamkan baik-baik bahwa ilmu itu bukan hanya untuk kita, tapi ilmu itu hak yang lainnya juga, seluruh masyarakat pun berhak untuk mendapatkan efek dari ilmu itu. Sebagai mahasiswa yang merupakan insan perguruan tinggi, sudah selayaknya kita amalkan tri dharma perguruan tinggi ini. Sepenuhnya kita aplikasikan ilmu kita untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik. Misal kita sebagai mahasiswa kedokteran maka mengabdilah untuk masyarakat dengan menjadi dokter yang baik dan memberikan yang terbaik untuk kesehatan masyarakat yang lebih baik lagi.

 

Penelitian..

Inilah yang bahkan tak semua insan perguruan tinggi menyadari akan salah satu wujud tri dharma perguruan tinggi yang satu ini. Tidak semua ingin untuk melakukan penelitian. Penelitian ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang sifatnya sangat luas sehingga perlu diperhatikan. Kalau pengabdian masyarakat kita mengabdi pada orang per orang sedangkan penelitian ini bisa memberikan efek  pada seluruh masyarakat dalam lingkup besar, satu negara misalnya bahkan bisa satu dunia ini bisa mendapatkan efek dari penelitian yang kita temukan. Mahasiswa harus menyadari peran ini dan memberikan yang maksimal. Meneliti harus dilakukan tulus dari lubuk yang paling dalam demi terciptanya suatu sistem hidup yang lebih baik. Sebagai mahasiswa S1 mungkin kita baru bisa penelitian yang amat sederhana, tapi itu merupakan langkah awal untuk menuju sebuah penelitian yang luar biasa. Meneliti pun tidak harus dalam skala yang besar, dalam skala kecil pun tetap bisa terplikasikan jika teruji dengan baik. Penelitian ini pun dalam rangka untuk menemukan ilmu baru yang lebih efektif dan efisien dari sebelumnya.

 

Sebagai mahasiswa, salah satu anggota dari civitas perguruan tinggi, sudah selayaknya menyinkronkan ketiganya dan menanamkan dalam diri bahwa tugas seorang mahasiswa tidak hanya di akademisi, tapi juga berperan dalam dunia sosial langsung terjun pada masyarakat, juga dalam dunia research sebagai alat untuk menemukan ilmu baru yang melengkapi ilmu sebelumnya atau lebih baik dari sebelumnya.

 

Wallahua'lam.